TAJAMNUSANTARA.COM, TANGERANG — Pemeliharaan hotmix di Kampung Cibango, RW 06, Desa Serdang Kulon, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, tidak sesuai dengan spesifikasi, kualitas maupun kuantitas, Ketua LipanHam angkat suara. Rabu, 28/10/2026.
Proyek yang dikerjakan oleh CV Matahari Terbit Pagi dengan nilai kontrak Rp Rp.78.910.000; kegiatan yang dibiayai dari pajak menjadi buah bibir masyarakat sekitar.
Salah seorang pekerja saat dikonfirmasi dilokasi mengatakan bahwa ini pekerjaan Ajo dan sedang keluar.
”Punya Ajo bang, baru aja keluar orangnya bang,” kata pekerja.
Jepri, Ketua DPD Lembaga Independen Penyelamat Aset Negara dan Hak Asasi Manusia (LipanHam) saat dilokasi menuturkan bahwa hamparan hotmix tampak memiliki tekstur yang relatif kasar. Sementara itu, ketebalan lapisan aspal secara visual diperkirakan kurang dari 4 sentimeter.
”Sepertinya hotmixnya kasar dan ketebalnya juga diduga kurang dari empat sentimeter,” tuturnya.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian hasil pekerjaan dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.
Meski demikian, dugaan ketidaksesuaian tersebut perlu dibuktikan melalui pengukuran ketebalan dan pemeriksaan mutu material oleh pihak yang berkompeten.
Ketua LipanHam mengungkapkan bahwa pelaksanaan pengawasan proyek, khususnya peran pengawas lapangan dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kecamatan Panongan.
Menurutnya, pengawasan terhadap pekerjaan infrastruktur yang bersumber dari anggaran pemerintah harus dilakukan secara maksimal. Hal itu penting untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai spesifikasi teknis, standar mutu, serta ketentuan kontrak yang berlaku.
”Apabila dugaan ketidaksesuaian kualitas tersebut terbukti, pihak terkait harus segera melakukan evaluasi dan meminta pelaksana pekerjaan melakukan perbaikan sesuai ketentuan.Pengawasan jangan hanya sebatas formalitas,” ungkap Jepri
Setiap pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah harus dipastikan memenuhi spesifikasi dan standar kualitas. Jika ditemukan ketidaksesuaian, harus ada evaluasi dan tindak lanjut yang tegas, demikian penekanan terhadap pentingnya pengawasan proyek tersebut. LipanHam juga berharap instansi terkait tidak mengabaikan persoalan ini.
Pemeriksaan langsung di lapangan dinilai perlu dilakukan untuk memastikan ketebalan aktual lapisan aspal, kualitas material yang digunakan, serta kesesuaian hasil pekerjaan dengan dokumen kontrak.
Pasalnya, kualitas hotmix tidak hanya dinilai dari tampilan permukaan, tetapi juga harus memenuhi persyaratan teknis agar jalan dapat berfungsi dengan baik dan memiliki daya tahan sesuai perencanaan.
Hingga berita ini diterbitkan dari pihak CV Matahari Terbit Pagi, pengawas proyek, dan PPTK Kecamatan Panongan Belum dikonfirmasi.
Penulis : (ilham)




















Komentar